loading…
Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden China Xi Jinping menghadiri upacara foto bersama sebelum sidang pleno KTT BRICS di Kazan, Rusia, pada Rabu, 23 Oktober 2024. FOTO/Reuters
Baca Juga: Kirim Surat Edaran ke BRICS, India Hentikan Penggunaan Dolar AS
Dalam pertemuan tersebut, India akan menjadi penggagas pembicaraan dengan Rusia dengan tujuan menyelesaikan transaksi lintas batas menggunakan mata uang rupee. Jika kesepakatan ini tercapai, hal ini dapat mengubah dinamika perdagangan antara kedua negara, mengurangi ketergantungan pada dolar AS dalam transaksi internasional. Kesepakatan ini tidak hanya akan memiliki dampak jangka pendek, tetapi juga akan memberikan dorongan besar bagi upaya India untuk menginternasionalkan rupee.
Seorang pejabat senior, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan bahwa India berencana untuk juga membahas perjanjian perdagangan bebas yang menyoroti penggunaan rupee dengan negara-negara Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) pada kunjungan ke Rusia. Rencana ini menunjukkan ambisi India untuk memperluas kerjasama ekonomi dengan negara-negara lain dalam kelompok BRICS.
Pentingnya Perdagangan Denominasi Rupee
Pembicaraan tentang perdagangan denominasi rupee merupakan langkah strategis yang penting bagi India. Dalam ekosistem perdagangan global yang semakin berfluktuasi, kemampuan untuk menggunakan mata uang sendiri dapat membantu India menghindari risiko yang terkait dengan fluktuasi nilai dolar. Penurunan nilai mata uang asing terhadap rupee dapat membantu meningkatkan daya saing produk India di pasar internasional.
Selain itu, penggunaan rupee dalam perdagangan internasional akan mengurangi beban biaya transaksi yang seringkali tinggi. India berharap pembicaraan ini dapat membawa manfaat ekonomi jangka panjang, yang akan membantu stabilitas ekonomi domestik. Langkah ini juga berpotensi menarik lebih banyak investasi asing ke dalam negeri, karena menghadirkan suasana perdagangan yang lebih stabil dan menguntungkan.
Strategi Untuk Mencapai Tujuan Ekonomi
Strategi yang diambil oleh India untuk mencapai tujuannya guna memperkuat posisi rupee meliputi beberapa elemen penting. Pertama, India harus meningkatkan kerjasama ekonomi dengan negara-negara anggota BRICS lainnya. Dengan membangun aliansi yang lebih kuat di antara negara-negara ini, India dapat menjalankan kebijakan bersama yang saling menguntungkan.
Kedua, efisiensi dalam sistem perbankan dan pembayaran juga harus ditingkatkan agar transaksi lintas batas dapat dilakukan dengan lebih cepat dan lebih efisien. Penggunaan teknologi keuangan (fintech) dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan sistem pembayaran lintas negara ini, yang pada gilirannya akan memperkuat daya saing rupee di pasar global.
Sebagai penutup, pertemuan mendatang di Moskow memungkinkan India untuk mengeksplorasi peluang baru dalam perdagangan internasional. Jika kesepakatan denominasi rupee berhasil dicapai, itu bukan hanya akan memperkuat perdagangan antara India dan Rusia, tetapi juga memperluas jangkauan ekonomi India di pasar global.